KONI Kota Jambi

Rapat Kerja

Persani Resmi Bertransformasi Jadi FGI, Senam Kota Jambi Siap Gebrak Kejurkot

Induk organisasi olahraga senam di Kota Jambi kini menyongsong semangat baru seiring dengan transisi perubahan nama dari Persatuan Senam Indonesia (PERSANI) menjadi Federasi Gimnastik Indonesia (FGI). Di bawah bendera baru ini, FGI Kota Jambi baru saja menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan persiapan Kejuaraan Kota (Kejurkot). Merujuk pada surat undangan bernomor 06/PSN-KTJBI/VII/2026 yang terlampir pada dokumen Undangan Kepada KONI Kota Jambi, kegiatan strategis ini diselenggarakan pada Sabtu (25/7/2026) bertempat di Gedung Senam Jambi. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua FGI Kota Jambi, Indra Sukma, M.Pd., beserta perwakilan dari 5 klub senam yang kini bernaung di bawah FGI Kota Jambi. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Charles Tampubolon dari Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) FGI Provinsi Jambi. Mewakili Ketua Umum KONI Kota Jambi Antoni Gumay, hadir Wakil Ketua 1 KONI Kota Jambi, Mazharul Haq, S.H., M.H., dengan didampingi oleh jajaran pengurus KONI Kota Jambi. Kehadiran KONI menjadi bentuk sinergi yang kuat dalam mengawal masa transisi organisasi dan program pembinaan ke depan. Dalam sambutannya, Mazharul Haq memberikan pesan mendalam yang menyentuh akar perjuangan setiap insan olahraga. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak pernah berdiri sendiri. “Kita harus selalu menyadari bahwa di setiap keringat atlet yang berlatih, ada doa orang tua yang terus menyertai. Doa dan harapan itulah yang memacu anak-anak kita untuk bisa mengeluarkan potensi terbaik dari dalam diri mereka dan meraih prestasi tertinggi,” ujar Mazharul penuh haru di hadapan para peserta rapat. Di samping memberikan suntikan moral, Mazharul juga bersikap transparan mengenai tantangan yang tengah dihadapi dunia olahraga daerah saat ini. Ia menyampaikan permohonan maaf dari pihak KONI terkait dinamika dana pembinaan yang sedang mengalami penyesuaian. Persoalan dana ini memang kerap menjadi tantangan di setiap daerah, khususnya ketika mempersiapkan atlet menuju ajang besar seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). “Memang saat ini kita sedang menghadapi masa efisiensi anggaran dari pemerintah. Namun, kita semua berharap dan harus membuktikan bahwa di tengah efisiensi ini, pembinaan tidak boleh terhenti dan prestasi harus tetap konsisten,” tegas Mazharul. Sebagai alternatif, sinergi antara pengurus FGI, pelatih, dan klub diharapkan mampu merumuskan strategi pembinaan yang efektif dan efisien. Dengan semangat baru dan identitas sebagai Federasi Gimnastik Indonesia, rapat kerja ini menjadi tonggak penting bagi Jambi untuk terus mencetak bibit-bibit pesenam andal yang siap mengharumkan nama daerah. Penulis: Andrew Sihite – Alion Meisen (KONI Kota Jambi)

Berita

Merajut Prestasi, Bukan Sensasi. UKT Taekwondo Kota Jambi Menjadi Cermin Pembinaan Atlet

Di saat berbagai cabang olahraga kerap disibukkan dengan dinamika organisasi, Taekwondo Indonesia (TI) Kota Jambi memilih tetap berjalan pada rel yang semestinya: membina atlet. Sebab, bagi insan taekwondo, prestasi tidak lahir dari hiruk-pikuk perdebatan, melainkan dari proses panjang yang ditempa di dojang melalui latihan, disiplin, dan ketekunan. Semangat itulah yang begitu terasa dalam Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Geup Taekwondo Kota Jambi Periode Juli 2026 yang digelar di Dojang Pengprov Taekwondo Indonesia Jambi. Sebanyak 830 atlet dari 36 klub se-Kota Jambi mengikuti tahapan penting dalam perjalanan mereka sebagai taekwondoin. Angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik ratusan peserta itu tersimpan ribuan jam latihan, pengorbanan para orang tua yang setia mengantar anak-anaknya ke dojang, dedikasi para pelatih yang tanpa lelah membimbing, serta komitmen setiap klub dalam menjaga kesinambungan pembinaan. Semua berpadu dalam satu tujuan, yakni membangun generasi atlet yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi. Seperti yang disampaikan Hendry Juanda, Ketua Caretaker Pengprov TI jambi. UKT sendiri bukanlah seremoni pergantian warna sabuk. Dalam filosofi Taekwondo, setiap kenaikan tingkat merupakan pengakuan atas perkembangan kemampuan teknik, kedisiplinan, mental, etika, dan tanggung jawab seorang atlet. Sabuk baru bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar. Mengangkat tema “Merajut Prestasi, Bukan Sensasi, ” Kegiatan ini menyampaikan pesan yang sederhana namun sangat kuat. Kemajuan olahraga tidak dibangun melalui kontroversi, ego, ataupun pencitraan sesaat. Prestasi hanya akan lahir dari kerja nyata, pembinaan yang konsisten, organisasi yang sehat, dan komitmen seluruh elemen untuk bergerak ke arah yang sama.” Ujarnya. Hendry Juanda, SH juga menegaskan, bahwa UKT merupakan salah satu fondasi terpenting dalam sistem pembinaan Taekwondo. Menurutnya, organisasi boleh mengalami dinamika, tetapi pembinaan atlet tidak boleh berhenti. Atlet adalah masa depan Taekwondo Indonesia. Karena itu, setiap program yang menyentuh kepentingan atlet harus menjadi prioritas utama. ” Setiap warna sabuk bukan sekadar lambang tingkatan kemampuan, melainkan amanah yang harus dijaga. Seorang taekwondoin dituntut tidak hanya menguasai tekhnik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kesopanan, integritas, sportivitas, disiplin, dan rasa hormat yang menjadi filosofi utama Taekwondo.” Tambah Juanda. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, serta Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Jambi, Wiwin Arif, SE. Kehadiran para pemangku kepentingan olahraga tersebut menjadi simbol bahwa pembinaan atlet merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga. Sementara itu, Ketua KONI Kota Jambi Antoni Gumay mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, kehadiran 830 atlet dari 36 klub menjadi indikator bahwa pembinaan Taekwondo di Kota Jambi berkembang dengan baik. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap olahraga Taekwondo sekaligus menjadi modal besar dalam mencetak atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Jambi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Senada dengan Ketua Pengkot TI Kota Jambi, Wiwin Arif, SE, bahwa UKT bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan instrumen evaluasi untuk mengukur keberhasilan pembinaan di setiap klub. Ia berharap seluruh pelatih terus meningkatkan kualitas pembinaan sehingga lahir atlet-atlet yang unggul secara teknik, kuat secara mental, serta memiliki karakter dan etika yang baik sebagai insan olahraga. Pelaksanaan UKT berlangsung tertib, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Para peserta mengikuti berbagai materi pengujian mulai dari teknik dasar, poomsae, tendangan, koordinasi gerak, ketangkasan, kedisiplinan, hingga pemahaman terhadap filosofi Taekwondo sesuai standar kenaikan tingkat. Setiap tahapan dirancang agar atlet benar-benar layak menyandang sabuk berikutnya melalui kemampuan yang diperoleh dari proses latihan yang berkesinambungan. Terlihat pelaksanaan UKT kali ini adalah semangat persaudaraan. Di dalam dojang, tidak ada sekat antar klub. Semua hadir sebagai satu keluarga besar Taekwondo Indonesia yang saling mendukung, saling menghormati, dan saling memotivasi untuk menjadi lebih baik. Inilah nilai luhur Taekwondo yang sesungguhnya, yakni membentuk manusia yang kuat bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara moral. ” Keberhasilan penyelenggaraan UKT Juli 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di Kota Jambi terus berjalan dengan baik. Ketika organisasi, pelatih, atlet, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan mampu bersatu dalam satu visi, maka yang lahir bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan investasi besar bagi masa depan olahraga Taekwondo di Provinsi Jambi. Prestasi tidak pernah lahir secara instan. Tapi dibangun dari latihan yang berulang, disiplin yang konsisten, kerja keras yang tak kenal lelah, serta kesabaran dalam menjalani setiap proses. Karena itu, warna sabuk boleh berganti, generasi atlet akan terus silih berganti, tetapi nilai-nilai disiplin, kerja keras, rasa hormat, dan semangat pantang menyerah harus tetap menjadi identitas setiap insan Taekwondo. Itulah makna sesungguhnya dari semangat “Merajut Prestasi, Bukan Sensasi”—membangun masa depan Taekwondo melalui pembinaan yang berkelanjutan, bukan melalui kegaduhan yang sesaat.” Papar Wiwin Arif., SE. (serumpuntimur.com)

KONI Kota Jambi Resmi Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Jambi
Kegiatan KONI

KONI Kota Jambi Resmi Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Jambi

KOTA JAMBI – Suasana Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi tampak berbeda pada Senin pagi, 8 Desember 2025. Rombongan besar dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi hadir memadati lokasi untuk sebuah misi mulia: menjamin keselamatan dan masa depan para pahlawan olahraga di Kota Jambi. Kedatangan rombongan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Kota Jambi, Antoni Karia Gumay, didampingi oleh Sekretaris KONI Kota Jambi, Ivan Adetusa, S.E. Tidak datang sendiri, mereka turut serta membawa jajaran pengurus yang hadir dengan jumlah ramai dan penuh antusiasme, menunjukkan kekompakan dan keseriusan KONI Kota Jambi dalam memperjuangkan hak para atletnya. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KONI Kota Jambi dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi tentang penyelenggaraan program jaminan sosial bagi pelaku olahraga.   Antoni Gumay: “Kita Lindungi Mereka dengan Program Lengkap” Dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Kota Jambi, Antoni Karia Gumay, menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar para atlet dan pelatih bisa fokus berprestasi tanpa rasa cemas. Di hadapan pengurus yang hadir, Antoni memaparkan secara rinci manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang kini melindungi keluarga besar KONI Kota Jambi. “Hari ini, bersama Sekretaris Saudara Ivan Adetusa dan seluruh jajaran pengurus yang hadir ramai di sini, kami tegaskan bahwa atlet adalah aset berharga. Kami daftarkan mereka ke dalam program perlindungan negara. Ada Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang menanggung biaya pengobatan sampai sembuh tanpa batas biaya (unlimited) jika cedera saat latihan atau tanding. Ada Jaminan Kematian (JKM) dengan santunan Rp42 juta untuk ahli waris. Bahkan untuk pengurus, kita siapkan Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Ini paket lengkap demi kesejahteraan insan olahraga Jambi,” tegas Antoni yang disambut tepuk tangan meriah dari jajaran pengurus.   Apresiasi Kepala BPJS: “Langkah KONI Kota Jambi Luar Biasa” Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jambi, Hendra Elvian, yang menyambut langsung rombongan tersebut, tak dapat menyembunyikan apresiasinya. Ia mengaku kagum dengan kekompakan pengurus KONI Kota Jambi di bawah komando Antoni Gumay dan Ivan Adetusa. “Saya sangat mengapresiasi kehadiran Pak Ketua Antoni, Pak Sekretaris Ivan Adetusa, beserta jajaran pengurus yang luar biasa ramainya hari ini. Ini menunjukkan soliditas dan kepedulian yang tinggi,” ujar Hendra. Hendra menambahkan statemen duku-ngannya terhadap kemajuan olahraga di Kota Jambi. “BPJS Ketenagakerjaan siap mendukung penuh olahraga di Kota Jambi. Apa yang dilakukan KONI Kota Jambi ini adalah bentuk perlindungan nyata dari risiko profesi atlet yang tinggi. Kami pastikan layanan terbaik bagi atlet Jambi. Kalian fokus kejar medali, biar risikonya kami yang tanggung. Terima kasih kepada KONI Kota Jambi atas perhatiannya yang luar biasa kepada para atlet,” tutupnya. Kerja sama yang tertuang dalam MoU ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru, di mana prestasi olahraga Kota Jambi berjalan beriringan dengan kesejahteraan dan perlindungan keselamatan pelakunya. (Andrew Sihite)

Kota Jambi Kunci Juara Umum Kejurprov Kempo 2025
Kejurprov

Kota Jambi Kunci Juara Umum Kejurprov Kempo 2025

KOTA JAMBI – Gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Shorinji Kempo Jambi 2025 resmi berakhir dengan sorak-sorai kemenangan dari kontingen Kota Jambi. Setelah bertarung sengit selama tiga hari, para kenshi (atlet kempo) asal “Tanah Pilih Pusako Betuah” sukses membuktikan kelasnya dengan menyabet gelar Juara Umum. Dominasi Kota Jambi tak terbendung dengan torehan medali yang mencolok: 13 Emas, 6 Perak, dan 3 Perunggu. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan posisi Kota Jambi sebagai barometer kekuatan olahraga bela diri Kempo di tingkat provinsi.   Apresiasi Tinggi dari KONI Kota Jambi Keberhasilan ini mendapat sambutan hangat dari induk organisasi olahraga di Kota Jambi. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Antoni Gumay, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kerja keras para atlet, pelatih, dan pengurus Perkemi Kota Jambi. Dalam keterangannya, Antoni Gumay menilai hasil ini adalah buah dari kedisiplinan dan pembinaan yang berjalan on the track. “Alhamdulillah, selamat kepada seluruh kenshi Kota Jambi yang telah berjuang habis-habisan. Gelar Juara Umum ini adalah bukti bahwa mental juara sudah tertanam kuat di atlet-atlet kita. Saya berharap prestasi ini tidak membuat kita terlena, tetapi justru menjadi motivasi tambahan untuk menatap ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat Wilayah maupun Nasional. KONI Kota Jambi akan terus mendukung penuh pembinaan atlet berprestasi,” tegas Antoni Gumay. Meski Kota Jambi mendominasi, perlawanan sengit datang dari Kabupaten Sarolangun yang menempel di posisi kedua, disusul oleh Kabupaten Tebo di peringkat ketiga. Acara penutupan yang berlangsung khidmat turut dihadiri oleh Ketua Pengprov Perkemi Jambi, Adri, S.H., M.H. Dalam sambutannya, Adri memberikan pandangan-nya mengenai kualitas pertandingan tahun ini. Menurutnya, Kejurprov bukan sekadar ajang berebut medali, melainkan sarana evaluasi sejauh mana perkembangan teknik atlet di setiap daerah. “Selamat kepada para juara. Namun ingat, di atas langit masih ada langit. Jangan cepat puas, teruslah berlatih. Bagi yang belum berhasil, ini bukan akhir, tapi awal untuk bangkit dan memperbaiki diri,” ujar Adri memotivasi. Adri juga menegaskan komitmen Perkemi Jambi untuk terus menjaga marwah olahraga ini melalui pembinaan berkelanjutan, demi mengembalikan kejayaan Shorinji Kempo Jambi di kancah nasional. Dengan berakhirnya Kejurprov 2025, atmosfer optimisme kini menyelimuti dunia olahraga Jambi, khususnya cabang olahraga Kempo, untuk melahirkan bibit-bibit juara baru di masa depan. (Kang Maman – Andrew Sihite)

Rapat Kerja FORKI Kota Jambi
Rapat Kerja

Antoni Gumay Buka Rakercab FORKI

KOTA JAMBI – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Antoni Gumay, menegaskan bahwa kunci keberlan-jutan prestasi olahraga di Kota Jambi tidak hanya terletak pada latihan rutin, melainkan pada ekosistem kompetisi yang hidup dan masif.   Pernyataan strategis ini disampaikan Antoni Gumay saat membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Jambi Tahun 2024, yang digelar di Ruang Rapat Utama KONI Kota Jambi, Sabtu (29/11). Di hadapan Ketua Pengcab FORKI Kota Jambi, Muhammad Ali Adam, dan seluruh pengurus cabang, Antoni memaparkan visinya tentang “Pabrik Juara”. Ia menilai, Rakercab ini adalah momen krusial untuk merancang ulang peta jalan (roadmap) pembinaan, dengan menitikberatkan pada frekuensi kejuaraan.   Kompetisi Adalah Filter Terbaik Dalam arahannya, Antoni Gumay mengin-struksikan agar FORKI Kota Jambi segera memperbanyak volume event atau kejuaraan karate di berbagai tingkatan. Menurutnya, kompetisi adalah metode scouting (pencarian bakat) yang paling jujur dan efektif. “Kita harus mengubah mindset. Jangan menunggu atlet jadi baru ditandingkan, tapi tandingkanlah agar mereka jadi. Saya meminta program kerja 2025 nanti fokus memper-banyak event. Kenapa? Karena event adalah ‘saringan’ alamiah. Semakin sering kita gelar kejuaraan, semakin besar peluang kita menjaring bibit-bibit baru yang memiliki mental juara, bukan hanya jago kandang.” Lebih lanjut, Antoni menekankan bahwa KONI Kota Jambi siap memberikan dukungan penuh bagi cabang olahraga yang proaktif menciptakan panggung bagi atletnya. Ia berharap FORKI Kota Jambi dapat menjadi barometer pembinaan olahraga bela diri yang sukses melakukan regenerasi atlet secara organik melalui kompetisi. “Kota Jambi tidak pernah kekurangan talen-ta. Tantangan kita sebagai pengurus adalah menyediakan panggungnya. Saya optimis, di bawah kepemimpinan Ketua Muhammad Ali Adam, FORKI akan mampu melahirkan lapis-lapis atlet baru yang siap mengharumkan nama Jambi,” tutup Antoni. Rakercab FORKI Kota Jambi 2024 ini dihadiri oleh seluruh perwakilan perguruan karate se-Kota Jambi dan berfokus pada penyusunan agenda strategis untuk tahun anggaran 2025. (Andrew Sihite)

Kota Jambi Juara Kejuprov Renang
Kejurprov

Kejurprov Renang 2025 Usai Kota Jambi Juara Umum

JAMBI – Persaingan sengit hingga detik terakhir mewarnai penutupan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Renang Jambi 2025, Rabu (26/11) sore. Melalui pertarungan perolehan medali yang dramatis, kontingen Kota Jambi akhirnya berhasil mengunci predikat Juara Umum. Dominasi Kota Jambi tidak didapatkan dengan mudah. Berlokasi di Kolam Renang Kotabaru, mereka ditempel ketat oleh Kabupaten Bungo. Uniknya, kedua tim sama-sama mengemas 25 medali emas. Namun, Kota Jambi berhak angkat piala karena unggul dalam koleksi medali perak. Berdasarkan data akhir, Kota Jambi mengumpulkan total 56 medali (25 Emas, 27 Perak, 4 Perunggu), sementara Kabupaten Bungo harus puas di posisi runner-up dengan total 52 medali (25 Emas, 13 Perak, 14 Perunggu). Ketua Panitia Pelaksana, Doni, mengaku lega dan bangga melihat jalannya kompetisi selama tiga hari ini. Menurutnya, hal yang paling membahagiakan bukan hanya soal siapa yang juara, tapi meratanya kekuatan atlet. “Alhamdulillah, acara berjalan lancar dan sukses. Jujur saja, saya melihat ada yang beda tahun ini. Geliat pembinaan di daerah-daerah itu sudah sangat terasa. Lihat saja jumlah pesertanya, ramai sekali dari berbagai kabupaten. Ini cerminan bagus buat kita semua untuk persiapan Porprov nanti,” ungkap Doni dengan antusias. Kemenangan dramatis Kota Jambi ini langsung disambut hangat oleh Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay. Sosok yang dikenal energik ini menilai hasil tersebut adalah bukti bahwa atlet renang Kota Jambi punya mentalitas yang tidak main-main. Saat dihubungi terpisah, Antoni memberikan pernyataan yang membakar semangat. “Luar biasa! Ini baru namanya mental petarung. Emas boleh sama, tapi mental juara yang bikin kita beda. Terima kasih buat semua atlet yang sudah habis-habisan di kolam,” ujar Antoni. Ia juga mengingatkan agar para atlet tidak cepat puas. “Juara umum ini bukan garis finis, ini baru pemanasan. Saya mau semangat ini dibawa terus sampai Porprov nanti. Jangan kendor, latihan terus, dan buktikan kalau Kota Jambi memang gudangnya juara. Selamat buat tim, kalian keren!” pungkasnya. Dengan hasil ini, Kejurprov 2025 resmi berakhir dengan sukses, meninggalkan optimisme besar bagi kemajuan olahraga akuatik di Provinsi Jambi menuju agenda-agenda besar berikutnya. (Andrew Sihite)

Kick Boxing Kota Jambi Juara Kejurprov
Kejurprov

Kick Boxing Kota Jambi Juara Umum Kejurprov 2025

Kota Jambi – GOR Tanjung Jabung Barat menjadi saksi bisu lahirnya sebuah legenda baru. Di tengah riuh rendah sorak sorai penonton, Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kota Jambi berdiri tegak di podium tertinggi. Misi tuntas: Piala Juara Umum Kejurprov Jambi 2025 resmi dibawa pulang ke “Tanah Pilih Pesako Betuah”. Menang Perang dengan “Senjata” Seadanya Ketua Pengcab KBI Kota Jambi, Andrew Sihite, tak kuasa menahan haru saat menceritakan perjalanan timnya. Ia mengakui bahwa tim ini tidak berangkat dengan fasilitas mewah, namun mereka membawa bekal yang jauh lebih mahal: Mentalitas Baja. “Jujur harus saya katakan, kita berangkat ke sini tidak dengan kemewahan. Kita berdiri di medan perang ini dengan sumber daya seadanya, dengan segala keterbatasan yang kita miliki,” ujar Andrew dengan suara bergetar namun tatapan tajam. “Tapi hari ini dunia melihat, keterbatasan itu tidak mampu membunuh mimpi kami. Kami bertarung, kami bertahan, dan akhirnya… kami jadi pemenang! Ini bukti bahwa harga diri tidak ditentukan oleh fasilitas, tapi oleh nyali dan persaudaraan,” tegasnya. Di bawah komando Manajer Tim, Wahyu Putra, M.Kom, manajemen tim berjalan rapi, memastikan atlet hanya fokus bertarung tanpa memikirkan hal lain. Sementara di sisi teknis, “bengkel juara” dikepalai oleh Melisa Try Andani, S.Pd.Gr, yang didukung trio asisten pelatih tak kenal lelah: M. Ageng Eki Hegisty, Bayu Irawan, S.Pd., dan Awang Prasetio, S.Or. “Kalian adalah pahlawan sebenarnya. Terima kasih kepada rekan-rekan pelatih yang bekerja dalam senyap, rela berkorban waktu dan tenaga, bahkan materi. Tangan dingin kalianlah yang mengubah keterbatasan tadi menjadi kekuatan yang menakutkan bagi lawan,” puji Andrew kepada tim pelatihnya. Kisah heroik ini pun mendapat apresiasi tinggi dari sang “Bapak Asuh” olahraga, Ketua Umum KONI Kota Jambi, Antoni Gumay. Kehadiran dan dukungan moral dari KONI menjadi bahan bakar yang menjaga nyala api semangat kontingen tetap hidup. Antoni menegaskan bahwa gelar Juara Umum ini adalah bukti bahwa pembinaan olahraga di Kota Jambi berada di jalur yang tepat berkat kerja kolektif semua pihak. “Saya sangat bangga. Tidak ada peran yang kecil di sini; mulai dari pengurus, manajer, pelatih, hingga atlet yang bertaruh nyali di arena. KONI Kota Jambi akan terus berdiri di belakang kalian, memberikan support penuh. Pertahankan mentalitas ini, karena kalian adalah kebanggaan warga Kota Jambi,” ujar Antoni Gumay penuh semangat. Satu Hati, Satu Tujuan Kejurprov 2025 di Tanjab Barat ini mengajarkan satu hal penting: Ketika pengurus, pelatih, atlet, dan induk organisasi bersatu hati, tidak ada tembok yang terlalu tinggi untuk dilompati. Mereka datang dengan kesederhanaan, bertarung dengan kebanggaan, dan pulang membawa kehormatan tertinggi sebagai Raja Kickboxing Jambi.(Kang Maman)

PERPANI Kota Jambi Juara Kejurprov
Kejurprov

Atlet Perpani Kota Jambi Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurprov 2025

KOTA JAMBI – Kontingen Perpani Kota Jambi kembali mengukir prestasi dengan berhasil mempertahankan tradisi juara umum pada gelaran Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan yang digelar di Kabupaten Tanjung Jabung Barat 14 sampai 16 November 2025. Keberhasilan atlet Perpani Kota Jambi terasa spesial mengingat waktu latihan menuju ajang ini terbilang cukup singkat dan baru saja Pengkot Perpani Kota merampungkan Pemilihan Ketua Umum baru yang saat ini di nakhodai oleh Adi Satria. Namun berkat perjuangan dan kerja keras seluruh atlet, official, dan pengurus, target mempertahankan juara umum mampu diraih kontingen Perpani di Kejurprov Panahan Tanjabbar 2025. “Selamat kepada para atlet Perpani Kota Jambi atas prestasi luar biasa mempertahan-kan gelar juara umum Kejurprov Panahan, ini adalah bukti kerja keras, ketekunan dan dedikasi kalian. Saya sangat proud dengan pencapaian ini,” kata Ketum Perpani Kota Jambi, Adi Satria, Senin 17 November 2025. Adi Satria melanjutkan, dengan diraihnya prestasi ini mampu menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama Kota Jambi di ajang nasional maupun internasional. “Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para pelatih dan official yang telah membimbing dan mendukung para atlet,” ujarnya. “Teruslah berlatih dan berprestasi, karena Perpani Kota Jambi selalu mendukung kalian, saya meyakini kalian memiliki potensi besar untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi,” sambung Adi. Adi menambahkan, Kejurprov Panahan ini adalah ajang yang sangat kompetitif, dan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum adalah bukti bahwa atlet Perpani Kota Jambi memiliki kualitas yang sangat baik. “Semoga prestasi ini dapat menjadi contoh bagi atlet-atlet lainnya.Saya juga mengucap-kan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu Perpani Kota Jambi dalam penyelenggaraan Kejurprov Panahan ini. Semoga kita dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan prestasi panahan Jambi di masa depan,” ucapnya.(jektvnews.com)

Kejurprov ESI Jambi 2025 Kota Jambi Juara Umum
Kejurprov

Kejurprov ESI Jambi 2025 Kota Jambi Juara Umum

KOTA JAMBI – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) E-Sport Indonesia (ESI) Jambi 2025 telah berakhir. Di kejuaraan yang berlangsung di mall WTC Batanghari ini Kota Jambi tampil sebagai Juara umum. Skuad Kota Jambi membawa pulang 3 medali emas dan 1 keping perak.   Ketiga medali emas yang diraih tersebut dari Free Fire man, Free Fire Women, dan Mobile Legend Women. Sementara peraknya dari kategori Efootball Men. Atas keberhasilan tersebut Kota Jambi membawa pulang tropi juara umum dari kejuaraan yang ditutup secara resmi Kadispora Provinsi Jambi Novriadi, Minggu (19/10/2025).   Sekretaris ESI Kota Jambi Yandriadi mengatakan hasil ini sangat memuaskan. “Tetapi ini menjadi PR buat ESI Kota Jambi untuk lebih berprestasi lagi. Pasalnya, hasil ini didominasi women,” ujarnya. “ESI Kota Jambi harus membuat inovasi lebih baik lagi agar bisa mempertahankan gelar juara umun di Porprov 2026,” sambungnya.   Kejurprov sendiri diikuti 10 kabupaten / kota di Provinsi Jambi. Persaingannya cukup kuat.   Penutupan turut dihadiri Kabinda Provinsi Jambi Marsma TNI Dwiana Pilihanto yang juga Ketua Umum ESI Provinsi Jambi, KONI Jambi, dan Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay. (Andy Chandra)

Taekwondo Kota Jambi Juara Umum Kejurprov 2025
Kejurprov

Taekwondo Kota Jambi Juara Umum Kejurprov 2025

JAMBI – Tim Taekwondo Kota Jambi membawa pulang 26 medali emas, 8 perak dan 2 medali perunggu dari ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Taekwondo Jambi 2025. Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Kota Jambi menyebut, ajang yang berlangsung 26- 28 September di Sungai Penuh tersebut sebagai pembinaan atlet muda. “Kejurprov ini merupakan evaluasi atlet muda yang kita bina selama ini. Hasilnya cukup memuaskan dan menunjukkan perkembangan positif dari segi teknik, fisik, dan mental bertanding,” ujar Sekretaris Umum TI Kota Jambi, Arif W Subagio, Sabtu (27/9/2025). Atlet TI Kota Jambi yang dilatih Adi Subrata dan Dika tersebut meraih juara umum.“Alhamdulillah juara umum. Hasil ini menjadi ajang pencarian bibit – bibit atlet berprestasi,” ujarnya.Arif kembali mengatakan, hasil kejurprov tidak menjadi acuan untuk Porprov 2026 nanti. Pasalnya, kejurprov mempertandingkan kelas Cadet & Junior. Sementara Porprov kelas Senior. “Yang senior untuk menghadapi Porprov sudah kita siapkan. Terus berlatih kontinu,” pungkasnya. (Andy Chandra)