KONI Kota Jambi

Blog

Kejuaraan

Wali Kota Jambi Resmi Tutup Jambi Stars Taekwondo Championship 2026, Diikuti 816 Atlet dari 39 Klub

Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., secara resmi menutup ajang Jambi Stars Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 4 hingga 6 September 2026. Turnamen bela diri tersebut berlangsung semarak dengan diikuti ratusan atlet dari berbagai klub. Sebanyak 816 atlet dari 39 klub ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena pertandingan. Penutupan turnamen turut dihadiri Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, M.K.M., didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi, Erwandi, S.STP., Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay beserta jajaran pengurus terkait. Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Jambi Stars Taekwondo Championship 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia juga memberikan penghargaan kepada KONI, pengurus taekwondo tingkat provinsi maupun cabang, serta para pihak yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut. “Kami sangat mengapresiasi Ketua KONI, pengurus provinsi dan cabang taekwondo yang telah sukses melaksanakan Taekwondo Championship 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda,” ujar Maulana. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya minat generasi muda terhadap olahraga taekwondo. Tahun ini, jumlah peserta disebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. “Peserta tahun ini meningkat dua kali lipat, mencapai 816 peserta dari 39 klub. Ini menunjukkan semakin meningkatnya semangat dan rasa cinta anak-anak kita untuk berpartisipasi di bidang olahraga, khususnya taekwondo,” katanya. Maulana menilai olahraga bela diri tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui latihan dan kompetisi, anak-anak didorong menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, memiliki rasa hormat, serta mampu membangun sikap saling menyayangi dan menghargai sesama. “Menjadi orang yang disiplin, percaya diri, memiliki rasa hormat yang kuat, menyayangi yang lebih muda dan menghargai sesama. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif,” tuturnya. Ia juga mengapresiasi peran para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk aktif dalam kegiatan olahraga. Menurutnya, energi dan potensi generasi muda harus diarahkan kepada aktivitas yang positif dan produktif. “Kami mengapresiasi para orang tua yang terus mendorong anak-anaknya. Energi anak-anak kita harus tersalurkan kepada hal-hal yang positif, salah satunya melalui olahraga taekwondo,” jelas Maulana. Pemkot Jambi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan membuka ruang bagi lahirnya lebih banyak kompetisi. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong atlet-atlet muda Kota Jambi untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di level yang lebih tinggi. “Insya Allah kita akan terus mendukung berbagai turnamen dan mendorong agar anak-anak kita terus berkembang bersama. Kita ingin mereka meningkatkan prestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Menutup sambutannya, Maulana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil meraih prestasi sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang selama turnamen berlangsung. “Selamat dan sukses kepada anak-anak yang menjadi juara. Teruslah berlatih dan tingkatkan prestasi,” pungkasnya.(Eros/jambiku.com)

Uncategorized

Tiga Kali Berturut-turut Juara Umum, Shindoka Jambi Ukir Sejarah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Shindoka Provinsi Jambi. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Shindoka Jambi berhasil meraih predikat Juara Umum pada Kejuaraan Nasional PB Shindoka, sekaligus memastikan piala bergilir menjadi milik tetap Shindoka Jambi. Atas keberhasilan tersebut, Shindoka Jambi menggelar acara syukuran yang dihadiri Ketua FB FORKI Provinsi Jambi yang diwakili staf khusus, Sensei Afriansah, jajaran pengurus, pelatih, atlet, serta para orang tua dan kohai. Ketua Umum Shindoka Jambi, Ali Adam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Shindoka Jambi mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025 dan 2026. “Ini adalah masa keemasan Shindoka Jambi. Ini bukan mimpi, tetapi berkat kerja sama semua pengurus, pelatih, sensei, senpai dan orang tua yang terus mendukung anak-anak untuk mencapai prestasi,” ujarnya. Ali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan yang selama ini memberikan dukungan dan fasilitas tempat latihan bagi para atlet Shindoka Jambi di gedung PDI Perjuangan. Menurutnya, Shindoka Jambi patut diapresiasi karena telah membuktikan diri tidak hanya di lingkungan internal perguruan, tetapi juga melalui kiprah para atlet dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. “Bukan hanya di internal Shindoka. Dalam berbagai kejuaraan open, nasional maupun internasional, selalu ada atlet Shindoka Jambi yang muncul dan menunjukkan prestasi,” katanya. Salah satu atlet yang menjadi bukti keberhasilan pembinaan Shindoka Jambi adalah Novisa Inri Salim. Pada tahun ini, Novisa berhasil meraih medali perak pada PON Bela Diri di Kudus dan kemudian meraih medali perunggu pada Kejurnas PB FORKI. Prestasi tersebut semakin lengkap setelah Novisa memenuhi tiga kategori prestasi yang menjadi salah satu syarat pemanggilan atlet untuk mengikuti persiapan Pelatda KONI Jambi menuju ajang Pra-PON. Ketiga prestasi tersebut yakni Kejurnas PB FORKI tahun sebelumnya di Riau, Kejurnas PB FORKI tahun ini, serta PON Bela Diri. “Jangan pernah mengenal lelah untuk berlatih dan terus membuktikan bahwa kita bisa. Itulah yang telah dilakukan atlet Shindoka, Novisa Inri Salim,” ungkap Ali. Sementara itu, Sensei Erwin, MSH Shindoka Jambi, mengatakan malam syukuran tersebut menjadi momentum penting karena Shindoka Jambi untuk ketiga kalinya berhasil membawa pulang piala bergilir Juara Umum PB Shindoka dan berhak memilikinya secara tetap. “Piala ini adalah hasil kerja keras kita semua, khususnya seluruh atlet yang telah berjuang hampir setiap hari. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan atlet yang telah bersusah payah, bahkan berlinang air mata, sehingga Shindoka Jambi menjadi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut,” ujarnya. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan sejarah tersendiri. Sebab, belum pernah terjadi sebelumnya Shindoka Jambi mampu memenangkan gelar juara umum tiga kali secara berturut-turut. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh seluruh tingkatan atlet, mulai dari senior, junior, kadet, pemula, pra-pemula hingga kelompok usia lainnya. “Medali ini bukan hanya untuk senior. Di Shindoka Jambi, setiap lapis kategori memiliki atlet terbaik. Saya yakin ke depan, kapan pun dan di mana pun, kita akan terus berupaya melalui atlet-atlet berprestasi ini untuk melahirkan generasi penerus dan atlet terbaik Jambi,” katanya. Erwin juga mengungkapkan kebanggaan atas semakin banyaknya atlet Shindoka Jambi yang dipercaya memperkuat tim dalam berbagai agenda bergengsi. KONI Provinsi Jambi bersama FB FORKI Provinsi Jambi, kata dia, akan melaksanakan Pelatda sebagai persiapan menuju Pra-PON. Salah satu atlet Shindoka Jambi yang masuk dalam persiapan tersebut adalah Senpai Novisa Inri Salim. Tak hanya itu, tahun ini sejumlah atlet Shindoka juga mendapat kesempatan mengikuti Kejuaraan Dunia Shitoryu di Jepang. Lima atlet Shindoka terpilih untuk mengikuti ajang tersebut. Dua atlet Shindoka saat ini juga berada dalam Pelatnas FB FORKI untuk persiapan SEA Games. Sementara tiga atlet lainnya merupakan atlet berprestasi dari Kejurnas PB FORKI, salah satunya berasal dari Shindoka Jambi. “Ini yang seharusnya kita banggakan dan menjadi semangat bagi kita semua. Tahun ini betul-betul menjadi tahun luar biasa bagi Shindoka Jambi. Di tingkat nasional kita berhasil meraih medali, begitu juga di tingkat internasional,” tuturnya. Khusus Novisa Inri Salim, kejuaraan dunia di Jepang tahun ini menjadi kesempatan keduanya tampil di Negeri Sakura. Sebelumnya, pada 2019 di Tokyo, Novisa berhasil meraih medali emas kategori pra-pemula kata perseorangan putri. Tahun ini, Novisa kembali dipercaya bertanding di Jepang, tepatnya dalam Kejuaraan Dunia di Yokohama. Dalam ajang tersebut, ia juga akan didampingi pelatih senior Shindoka Jambi sekaligus pelatih nasional SEA Games FB FORKI, Sensei Erlando. “Semoga contoh yang ada ini bisa memacu semangat seluruh atlet. Mulai sekarang, teruslah berlatih sehingga dalam setiap pertandingan atlet Shindoka dapat meraih juara,” pungkasnya.(yan/jambiekspres.co.id)

Berita

Tongkat Estafet FAJI Kota Jambi Berpindah, Andy Chandra Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Kepemimpinan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Jambi resmi berganti. Setelah dua periode dipimpin M. Saleh Ridho, tongkat estafet organisasi kini berada di tangan Andy Chandra. Andy terpilih sebagai Ketua Umum FAJI Kota Jambi masa bakti 2026–2030 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) FAJI Kota Jambi 2026 yang digelar di Ruang Sidang Aula KONI Kota Jambi, Sabtu (29/8/2026). Muscab berlangsung tertib dan demokratis. Forum tersebut menjadi momentum regenerasi sekaligus penentuan arah baru FAJI Kota Jambi dalam menghadapi tantangan pembinaan olahraga arung jeram ke depan. Pergantian kepemimpinan ditandai dengan penyerahan bendera pataka FAJI Kota Jambi dari Saleh Ridho kepada Andy Chandra. Simbol tersebut menjadi tanda estafet kepemimpinan sekaligus keberlanjutan roda organisasi. Muscab turut dihadiri perwakilan FAJI Provinsi Jambi, Wakil Ketua IV KONI Kota Jambi Rahmat Adilah, serta para ketua klub anggota FAJI Kota Jambi. Perwakilan FAJI Provinsi Jambi, Irsyad, berharap kepengurusan baru mampu memperkuat komunikasi dan sinergi dengan Pengprov FAJI Jambi. “Semoga FAJI Kota Jambi bisa bersinergi dengan Pengprov dalam memajukan arung jeram Kota Jambi,” ujarnya. Menurutnya, kemajuan arung jeram tidak bisa hanya mengandalkan pengurus. Dibutuhkan kolaborasi antara klub, atlet, pelatih, pengurus serta seluruh pemangku kepentingan olahraga. Sementara itu, Saleh Ridho berpesan agar kepemimpinan baru tidak melupakan klub-klub sebagai bagian penting dari organisasi. “Semoga Saudara Andy bisa merangkul klub-klub, transparan dan lebih meningkatkan prestasi FAJI Kota Jambi serta solid dalam memajukan FAJI Kota Jambi,” kata Saleh. Dua periode kepemimpinan Saleh Ridho menjadi bagian penting dalam perjalanan FAJI Kota Jambi. Organisasi yang sebelumnya masih dalam tahap membangun fondasi tersebut berkembang hingga mampu mengantarkan atlet ke panggung olahraga nasional. Salah satu capaian yang menjadi catatan adalah keberhasilan FAJI Kota Jambi membawa atlet tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024. Kini, tugas tersebut dilanjutkan Andy Chandra. Usai ditetapkan sebagai ketua umum terpilih, Andy menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Muscab. Ia juga memberikan penghormatan kepada Saleh Ridho yang dinilai telah meletakkan fondasi kuat bagi perkembangan FAJI Kota Jambi. “Terima kasih kepada mentor saya, Bang Ridho, yang selama dua periode memimpin FAJI Kota Jambi, dari tidak punya apa-apa dan belum berprestasi hingga FAJI Kota Jambi menjadi besar dan membawa FAJI Kota Jambi sampai ke Pekan Olahraga Nasional,” kata Andy. Bagi Andy, pergantian kepemimpinan bukan sekadar perubahan nama di struktur organisasi. Estafet tersebut merupakan tanggung jawab untuk mempertahankan capaian sekaligus menghadirkan energi baru. Ia berkomitmen membangun FAJI Kota Jambi yang lebih solid dengan merangkul seluruh klub, memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi. “Mari kita bangun FAJI Kota Jambi yang solid, berprestasi dan berkelanjutan,” tegas Andy. Muscab FAJI Kota Jambi 2026 pun menjadi penanda dimulainya babak baru. Pengalaman dua periode kepemimpinan sebelumnya menjadi fondasi, sementara kepemimpinan Andy Chandra diharapkan menghadirkan energi baru. Dengan dukungan klub, atlet, pelatih, KONI Kota Jambi dan FAJI Provinsi Jambi, FAJI Kota Jambi ditargetkan tak sekadar aktif berorganisasi. Lebih dari itu, prestasi di tingkat provinsi hingga nasional menjadi pekerjaan rumah utama kepengurusan periode 2026–2030.(Swarajambi.net)

Berita

Nasution Bersaudara Kembali ke Kolam, Legenda Renang Jambi Hadir di Sprint Merdeka 2026

Ajang Jambi Akuatik Sprint Merdeka 2026 menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan dan regenerasi atlet renang di Kota Jambi. Kejuaraan yang digelar pada 4–5 Agustus 2026 di Kolam Renang Telago Ratu, Kota Baru, Jambi, tersebut turut diwarnai kehadiran dua mantan atlet renang kebanggaan Jambi, Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution. Kehadiran kedua sosok yang pernah mengukir prestasi di tingkat nasional itu menjadi perhatian tersendiri. Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution dikenal sebagai atlet renang berprestasi yang pada masanya berhasil membawa nama Provinsi Jambi bersinar di kancah nasional. Keduanya bahkan dikenal dengan julukan “Nasution Bersaudara”, sebutan yang melekat atas kiprah mereka dalam dunia olahraga renang sekaligus prestasi yang pernah ditorehkan untuk Jambi. Dalam kegiatan tersebut, semangat olahraga dan kebersamaan tampak begitu terasa. Kehadiran para mantan atlet berprestasi di tengah kompetisi atlet-atlet muda dinilai dapat menjadi inspirasi sekaligus pengingat bahwa Jambi memiliki sejarah panjang dalam melahirkan talenta olahraga renang. Kejuaraan Jambi Akuatik Sprint Merdeka 2026 sendiri digelar oleh Akuatik Indonesia Pengurus Kota Jambi. Berdasarkan surat undangan panitia, kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni 4 hingga 5 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai, di Kolam Renang Telago Ratu, Kota Baru Jambi. Pembukaan kejuaraan dijadwalkan pada 4 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB. Ajang tersebut diharapkan tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet renang sejak usia dini serta membuka ruang bagi lahirnya generasi penerus prestasi renang Jambi. Kehadiran Maya Rosa Nasution dan Febi Nasution menjadi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Sebagai mantan atlet yang pernah merasakan atmosfer kompetisi tingkat nasional, pengalaman keduanya menjadi bagian dari perjalanan sejarah olahraga renang Jambi yang patut dikenang dan diteruskan kepada generasi berikutnya. Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa prestasi olahraga tidak berhenti ketika seorang atlet mengakhiri masa kompetisinya. Pengalaman, semangat, dan keteladanan para mantan atlet tetap dapat menjadi energi bagi pembinaan atlet muda. Dengan semangat “Sprint Merdeka”, Akuatik Indonesia Kota Jambi diharapkan terus melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan kembali mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional hingga internasional. (Kabarseputarjambi.id)

Berita

Sultan Youdhi Prayogo: 44 Cabang Olahraga Binaan KONI Kota Jambi Menjadi Pilar Strategis Pembinaan Prestasi, Karakter, dan Gerakan P4GN

Ketua Pertina Kota Jambi, Sultan Youdhi Prayogo, bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi dengan pengurus KONI Kota Jambi sebagai upaya memperkuat sinergi pembinaan olahraga prestasi sekaligus mendorong kolaborasi dalam mendukung Gerakan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Rombongan Pertina diterima langsung oleh Ketua KONI Kota Jambi Antony Gumay, didampingi Sekretaris Ivan Adestua, Wakil Ketua III Rahmat Adila, serta Anton selaku Bidang Umum. Dari Pertina hadir Sultan Youdhi Prayogo bersama Imran, AndriAnggiat, dan Andi Muhammad Syah Alfatih. Dalam pertemuan tersebut dibahas penguatan pembinaan olahraga, peningkatan prestasi atlet, pengembangan organisasi, serta sinergi program antara Pertina dan KONI Kota Jambi. Sultan Youdhi Prayogo menegaskan bahwa KONI merupakan organisasi yang memayungi 44 cabang olahraga dan memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pembinaan atlet, pelatih, wasit, kompetisi, serta pengembangan olahraga prestasi secara berkelanjutan. “Keberadaan 44 cabang olahraga merupakan kekuatan besar dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Olahraga bukan hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, sportivitas, dan menjadi media efektif mendukung Gerakan P4GN. Ribuan atlet, pelatih, dan keluarga besar olahraga dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas narkoba,” ujar Sultan. Sementara itu, Ketua KONI Kota Jambi Antony Gumay menyambut baik silaturahmi tersebut dan menegaskan bahwa kemajuan olahraga merupakan salah satu indikator kemajuan sebuah daerah. “Semakin baik pembinaan olahraga, semakin besar dampaknya terhadap pembangunan daerah. Prestasi olahraga akan melahirkan kebanggaan masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif, industri olahraga, UMKM, sektor pariwisata, hingga terbukanya peluang kerja dari penyelenggaraan berbagai event olahraga. Karena itu, sinergi seluruh cabang olahraga menjadi kunci dalam membangun Kota Jambi yang maju dan berdaya saing,” ungkap Antony. Silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Pertina dan KONI Kota Jambi dalam meningkatkan prestasi olahraga sekaligus menjadikan olahraga sebagai instrumen pembentukan karakter, penguatan persatuan, serta penggerak Gerakan P4GN demi terwujudnya generasi Jambi yang sehat, berprestasi, dan berintegritas.(https://www.pionirnews.com)

Kejurprov

Lebih dari Sekadar Medali: Ikuten Barus Sebut Kejurprov 2026 Sebagai Kemenangan Bersama Ekosistem Panjat Tebing Jambi

Ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panjat Tebing Jambi 2026 yang berlangsung sejak 30 Juli lalu telah menjadi panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda kebanggaan daerah. Lebih dari sekadar arena perebutan medali, kompetisi tahun ini menjadi simbol nyata persaudaraan, ketangguhan, dan komitmen bersama dalam memajukan prestasi olahraga panjat tebing di Provinsi Jambi. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Jambi, Ikuten Barus, SH, secara khusus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kontingen dari berbagai kabupaten dan kota yang telah bertanding dengan semangat juang luar biasa dan sportivitas yang tinggi. “Kejurprov 2026 ini adalah kemenangan bagi kita semua, bagi ekosistem panjat tebing Jambi. Saya sangat salut dan mengapresiasi dedikasi luar biasa dari rekan-rekan kontingen FPTI Bungo, Tanjung Jabung Timur, Kota Sungai Penuh, Batang Hari, Sarolangun, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, Kerinci, dan Tebo,” ujar Ikuten Barus. “Kehadiran dan performa tangguh dari setiap kontingen menunjukkan bahwa kualitas pembinaan atlet di seluruh pelosok Provinsi Jambi semakin merata dan sangat kompetitif.” Berdasarkan klasemen sementara, persaingan prestasi memang berlangsung sehat dan ketat. FPTI Kota Jambi saat ini memimpin dengan perolehan 8 medali emas, 6 perak, dan 3 perunggu. Pengejaran sengit ditunjukkan oleh FPTI Bungo yang sukses mengamankan 4 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Kontingen FPTI Tanjung Jabung Timur dan FPTI Kota Sungai Penuh juga membuktikan ketangguhannya dengan masing-masing berhasil merebut 1 medali emas. Dinamika klasemen ini dinilai sebagai indikator positif bahwa kekuatan panjat tebing Jambi tidak terpusat di satu titik saja. Di bawah kepemimpinan Ikuten Barus, SH, FPTI Kota Jambi yang menurunkan kekuatan 20 atlet (10 putra dan 10 putri) memang tampil maksimal di berbagai disiplin, baik Speed WR maupun Lead, dari kelas Spider Kid hingga kategori Umum. Namun, sosok yang dikenal visioner ini menekankan bahwa keberhasilan menembus ujian kompetisi ini diraih di tengah tantangan efisiensi dana pembinaan olahraga yang dirasakan banyak pihak. “Prestasi yang lahir di dinding panjat ini tidak berdiri sendiri. Ini adalah hasil keringat kolektif. Kami sangat berterima kasih atas dukungan tak terhingga dari KONI Kota Jambi, para pengurus, penasehat, tim pelatih, dan tentu saja pengorbanan luar biasa dari para orang tua atlet. Dukungan merekalah yang menutupi berbagai keterbatasan sehingga anak-anak kita bisa tampil percaya diri,” tegas Ikuten Barus. Menghadapi sisa pertandingan di hari ketiga dengan 10 keping medali emas yang masih menanti untuk diperebutkan, kontingen FPTI Kota Jambi tetap menjaga fokus pada komitmen awal mereka. Meski tekad mempertahankan gelar sangat kuat, Ikuten Barus mengingatkan seluruh jajarannya bahwa sikap saling menghargai adalah mahkota tertinggi dari seorang atlet. “Mari kita tuntaskan sisa kejuaraan ini dengan senyum dan sportivitas. Siapapun yang kelak berdiri di podium tertinggi, baik itu dari Kota Jambi, Bungo, ataupun kabupaten lain, mereka semua adalah aset masa depan Jambi. Kita adalah satu keluarga besar FPTI yang akan terus saling dukung dan saling menghargai,” tutupnya. Kejurprov Panjat Tebing Jambi 2026 diharapkan terus melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi di kancah nasional maupun internasional. Penulis : Andrew Sihite

Rapat Kerja

Tuai Pujian Manis dari KONI, Muker PBSI Kota Jambi Buktikan Komitmen Cetak Prestasi Sejak Awal Tahun

Ada energi positif yang luar biasa mewarnai dunia olahraga Kota Jambi pada Sabtu (1/8/2026). Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jambi baru saja sukses menggelar Musyawarah Kerja (Muker) Tahun 2026 di Sekretariat Pengprov PBSI Jambi (Wanagraha), Simpang Pulai. Langkah cepat dan nyata dari PBSI Kota Jambi ini rupanya mendapat sorotan istimewa. Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Antoni Gumay, yang hadir langsung membuka acara, tak segan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus PBSI. Bagi KONI, inisiatif PBSI Kota Jambi untuk segera duduk bersama, mengevaluasi, dan merancang masa depan adalah bukti nyata dari sebuah dedikasi. “Melihat semangat kawan-kawan PBSI hari ini, saya sangat bangga. Raker yang terukur, yang mampu mengagendakan dan mengevaluasi kerja-kerja organisasi, adalah tolak ukur utama dari sebuah organisasi yang sehat. Inilah pondasi kita,” ujar Antoni Gumay dengan senyum hangat penuh kebanggaan. Antoni menyadari, bekerja mengurus olahraga butuh keikhlasan dan visi yang jelas. Ia memotivasi seluruh pengurus bahwa rapat kerja bukanlah sekadar rutinitas di atas kertas, melainkan sebuah ‘kompas’ yang menuntun arah organisasi. Tanpa rapat kerja, organisasi akan kehilangan peran dan arah untuk satu tahun ke depan. Lebih jauh, pria yang akrab dengan semangat pembinaan ini mengingatkan indahnya sebuah sinergi. Ia berharap program-program brilian dari PBSI Kota Jambi ini bisa terus selaras layaknya sebuah harmoni—mulai dari arahan Pengurus Besar (PB) di pusat, turun ke Pengprov, hingga dieksekusi dengan cantik oleh Pengcab di daerah. “Semuanya harus saling terhubung, agar setiap keringat dan usaha kita di lapangan bisa terukur dan berbuah manis,” tambahnya. Melihat betapa rapi dan solidnya Muker PBSI kali ini, KONI Kota Jambi bahkan menjadikan semangat ini sebagai inspirasi untuk cabang olahraga (cabor) lainnya. Antoni berharap kedisiplinan berorganisasi ini bisa menular, di mana Raker idealnya bisa ditertibkan pada bulan pertama atau kedua (Januari-Februari) setiap tahunnya. Dengan rencana yang matang dari awal tahun, jalan untuk mencetak atlet-atlet tangguh yang berprestasi akan semakin terbuka lebar. Kesuksesan acara yang penuh kehangatan ini tentu tidak lepas dari kerja keras tim di balik layar. Mulai dari kepemimpinan Ketua Umum PBSI Kota Jambi, M. Mukhtar Ali, S.E., yang terus membawa aura positif, hingga dedikasi Ketua Panitia, Edwin, yang memastikan acara mengalir lancar dari awal hingga akhir. Kehadiran Erwin Zulwari dari Bidang Organisasi yang mewakili Ketua Umum Pengprov PBSI Jambi juga semakin mempertegas kuatnya dukungan bagi PBSI Kota Jambi. Rangkaian sidang pleno yang membahas evaluasi kinerja 2025 hingga penetapan program 2026 telah rampung. Namun, tugas mulia baru saja dimulai. Teruslah berkarya dan jangan pernah turunkan semangat, PBSI Kota Jambi! KONI dan seluruh masyarakat selalu mendukung dan menanti lahirnya juara-juara baru dari ayunan raket kalian. Salam Olahraga! Penulis : Andrew Sihite – Alion Meisen – Wak Amran (KONI KOTA JAMBI)

Rapat Kerja

Kompol Benny Pane Serahkan Pataka, Sultan Youdhi Prayogo Resmi Nahkodai PERTINA Kota Jambi

AMBI.Gen.Ind – Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Jambi yang digelar di Gedung Tinju Jambi, Jumat (31/7/2026), berlangsung sukses dan menghasilkan kepemimpinan baru. Sultan Youdhi Prayogo resmi terpilih sebagai Ketua PERTINA Kota Jambi periode 2026–2030. Muskot secara resmi dibuka oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) PERTINA Jambi, Kompol Benny Pane. Pembukaan turut dihadiri Wakil Ketua Pengprov PERTINA Jambi Hendri Hutabarat, Sekretaris Ceppy Pradana, Ketua Panitia Pandepotan Tambunan, serta Wakil Ketua Umum KONI Kota Jambi Mainoski. Dalam sambutannya, Kompol Benny Pane menyampaikan harapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa semangat baru bagi kemajuan olahraga tinju di Kota Jambi. “Semoga melalui Musyawarah Kota ini lahir kepemimpinan yang mampu membesarkan PERTINA Kota Jambi. Kita ingin semakin banyak bibit-bibit petinju berbakat yang mampu mengukir prestasi dan mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional hingga internasional,” ujarnya. Usai pembukaan, agenda dilanjutkan dengan sidang Musyawarah Kota yang dipimpin oleh Ceppy Pradana selaku pimpinan sidang, didampingi Bang Boy sebagai sekretaris sidang dan Anggiat sebagai anggota. Proses persidangan berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan hingga menetapkan Sultan Youdhi Prayogo sebagai Ketua PERTINA Kota Jambi periode 2026–2030. Ketua Panitia Pelaksana, Pandepotan Tambunan, mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian Musyawarah Kota berjalan lancar sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. “Alhamdulillah, seluruh tahapan Muskot berjalan dengan baik, tertib, dan penuh kekeluargaan. Terima kasih kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” katanya. Sebagai simbol estafet kepemimpinan, Kompol Benny Pane menyerahkan Pataka PERTINA kepada Sultan Youdhi Prayogo. Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengprov PERTINA Jambi juga menyerahkan cinderamata PERTINA kepada jajaran Pengurus KONI Kota Jambi sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembinaan olahraga tinju. Sementara itu, Sultan Youdhi Prayogo menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PERTINA Kota Jambi. “Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan ini. Insya Allah saya akan bekerja keras bersama seluruh pengurus untuk membesarkan PERTINA Kota Jambi, memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, serta melahirkan petinju-petinju berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Jambi dan Provinsi Jambi di berbagai kejuaraan,” tegasnya. Dengan terpilihnya kepengurusan baru, diharapkan PERTINA Kota Jambi semakin solid dalam menjalankan program pembinaan, meningkatkan prestasi atlet, serta menjadi salah satu cabang olahraga yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan olahraga di Kota Jambi. (www.generasi-indonesia.com)

Kejuaraan

Antoni Gumay Rangkul Rumah Biliar se-Kota Jambi untuk Lahirkan Atlet Bertaraf Internasional

Dentuman bola biliar pada Minggu malam (26/7/2026) di Pemancar Billiard bukan sekadar penanda berakhirnya sebuah kompetisi, melainkan titik awal kebangkitan olahraga ketangkasan ini di Kota Jambi. Turnamen Pemancar Billiard Piala Ketua KONI Kota Jambi sukses ditutup dengan kemeriahan, melahirkan gagasan besar yang siap merajut kekuatan seluruh pembinaan atlet biliar di daerah ini. Momen penutupan tersebut terasa sangat prestisius dengan kehadiran langsung Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Karia Gumay. Menunjukkan komitmen dan keseriusan penuh terhadap kemajuan olahraga, beliau hadir didampingi oleh Sekretaris KONI Kota Jambi, Ivan Adetusa, S.E., beserta jajaran Wakil Ketua dan segenap pengurus KONI Kota Jambi. Kehadiran formasi lengkap ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi para atlet, panitia, maupun pecinta biliar yang memadati arena. Dalam sambutannya, Antoni Gumay tidak sekadar memberikan apresiasi, tetapi juga menancapkan sebuah visi strategis yang mengundang riuh tepuk tangan. Ia secara khusus menekankan pentingnya sinergi untuk menyatukan kekuatan olahraga biliar di Kota Jambi. “Ke depan, saya sangat berharap seluruh rumah-rumah biliar yang ada di Kota Jambi bisa diajak bergabung dan mendaftarkan diri di bawah naungan POBSI Kota Jambi. Langkah ini memiliki satu tujuan besar: agar rumah-rumah biliar tersebut dapat mengajukan atlet binaan terbaik mereka kepada POBSI. Dari sanalah, kita akan saring dan kirim atlet-atlet tersebut untuk mewakili Kota Jambi mengukir prestasi, baik di kejuaraan tingkat nasional maupun internasional,” tegas Antoni dengan penuh keyakinan. Visi besar ini selaras dengan filosofi yang ia bagikan malam itu. Biliar mengajarkan tentang ketenangan jiwa, presisi tingkat tinggi, perhitungan yang matang, dan fokus pada tujuan akhir. Antoni berpesan agar mental juara ini terus diasah; bagi yang menang untuk tidak cepat berpuas diri, dan bagi yang kalah untuk menjadikan pengalaman ini sebagai energi memperbaiki bidikan di masa depan. Gemerlap dan suksesnya perhelatan ini tentu menjadi bukti nyata dedikasi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Jambi. Apresiasi setinggi-tingginya disematkan kepada Ketua Umum POBSI Kota Jambi, Donni Tamtama Saputra, dan Sekretaris Umum, M. Marwan Mahdi, S.E., M.E. Di bawah komando mereka, kepanitiaan yang solid mampu menyuguhkan turnamen yang profesional dan menjunjung tinggi sportivitas. Di balik layar kesuksesan ini, terdapat sinergi banyak pihak yang tak luput dari perhatian. Ucapan terima kasih dan apresiasi yang tulus ditujukan kepada seluruh jajaran sponsor, para donatur, dan mitra pendukung yang telah mengulurkan tangan memastikan kelancaran acara. Penghargaan khusus juga diberikan kepada manajemen Pemancar Billiard yang telah menyediakan venue berstandar tinggi, serta jajaran kepanitiaan, wasit, dan tenaga medis yang bekerja keras tiada henti. Berkat kolaborasi seluruh pihak inilah, turnamen berjalan sempurna tanpa menyisakan kekecewaan, melainkan kebanggaan bersama. Turnamen Pemancar Billiard Piala Ketua KONI Kota Jambi tahun 2026 mungkin telah usai, namun gaung pergerakannya baru saja dimulai. Dengan terbukanya pintu kolaborasi bagi seluruh rumah biliar di Kota Jambi, langkah menuju panggung nasional dan internasional kini telah dibidik dengan sangat presisi. Maju terus olahraga biliar Kota Jambi! Penulis : Andrew Sihite – Alion Meisen (KONI Kota Jambi)

Rapat Kerja

Anggaran Boleh Terbatas, Prestasi Harus Tancap Gas: Pesan KONI di Raker IMI Kota Jambi

Ibarat melibas sirkuit dengan tikungan tajam dan cuaca yang tak menentu, dunia olahraga otomotif selalu menuntut ketangkasan, manuver cerdas, serta daya tahan tingkat tinggi. Semangat pantang kendor inilah yang mewarnai Rapat Kerja (RAKER) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Jambi. Merujuk pada surat undangan resmi yang terlampir pada dokumen Undangan Kepada KONI Kota Jambi, RAKER yang berpusat di Sekretariat IMI Kota Jambi (Café Jas Kupi) ini menjadi momentum penting untuk memanaskan kembali mesin-mesin organisasi. Acara strategis ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya jajaran elit olahraga kota. Ketua KONI Kota Jambi, Antoni Gumay, turun langsung ke ‘lintasan’ didampingi oleh Sekretaris KONI Kota Jambi, Ivan Adetusa, SE, beserta jajaran pengurus lainnya. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas protokoler, melainkan bentuk dukungan penuh bak pit crew andalan yang siap menyokong para pembalapnya. Dalam sambutannya, Antoni Gumay memberikan apresiasi luar biasa kepada seluruh jajaran pengurus IMI Kota Jambi. Sorotan utamanya tertuju pada rekam jejak mesin IMI yang melaju kencang sepanjang tahun 2025, di mana IMI Kota Jambi sukses menjadi motor penggerak terselenggaranya berbagai event besar berskala kota. “Dedikasi dan keaktifan IMI Kota Jambi sangat luar biasa. Apa yang telah ditorehkan pada tahun 2025 adalah bukti nyata bahwa pengurus IMI memiliki kapasitas mesin pemacu prestasi yang tangguh dan patut diacungi jempol,” tegas Antoni Gumay, yang langsung disambut gemuruh semangat para pengurus IMI yang hadir. Namun, layaknya sebuah balapan sejati, selalu ada rintangan di lintasan yang harus dilewati dengan kepala dingin. Di tengah euforia prestasi, Ketua KONI Kota Jambi juga menyampaikan sebuah realita administratif yang membutuhkan kedewasaan berorganisasi. Secara terbuka, beliau menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan terkait kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah. Kebijakan ini diibaratkan sebagai ‘pengereman’ yang dampaknya harus dirasakan oleh seluruh Cabang Olahraga (Cabor) di bawah naungan KONI Kota Jambi, tanpa terkecuali cabor otomotif. “Saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran, dan getarannya berpengaruh pada semua cabor. Kami dari KONI meminta maaf atas ketidaknyamanan situasi ini,” ungkap Antoni. Meski demikian, pesan penutup dari Ketua KONI justru menjadi pemantik adrenalin bagi keluarga besar IMI. Beliau berharap agar para pengurus dan atlet IMI Kota Jambi tidak lantas menurunkan gigi persneling. Di tengah “badai efisiensi” ini, IMI harus tetap gaspol dan membuktikan bahwa lahirnya sebuah prestasi tidak semata-mata bergantung pada melimpahnya ‘bahan bakar’ anggaran, melainkan didorong oleh mental juara, inovasi, dan soliditas tim yang kuat. Momentum krusial ini tentu tidak dilewatkan begitu saja oleh barisan klub anggota di bawah naungan IMI Kota Jambi. Rapat Kerja ini sejatinya adalah paddock tempat mereka duduk bersama untuk membedah telemetri organisasi—mengevaluasi program kerja yang telah melesat setahun ke belakang, sekaligus meracik strategi dan mematangkan kalender event untuk musim kompetisi berikutnya. Keterlibatan aktif klub-klub ini menunjukkan bahwa detak jantung otomotif di Kota Jambi terus berdenyut kencang. Menambah gengsi dan aura racing dalam Raker tersebut, hadir pula sosok ikonik di balik kemudi IMI Provinsi Jambi, yakni Ketua Harian H. Darmawansyah atau yang lebih akrab disapa publik otomotif sebagai Mawan Dragon. Nama ini tentu sudah tidak asing lagi di lintasan aspal. Mawan Dragon adalah legenda hidup pembalap berprestasi yang pernah membawa panji Provinsi Jambi di kancah bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) Kalimantan Timur. Tak hanya piawai memacu kecepatan di masa jayanya, reputasinya kini semakin diakui secara nasional sebagai promotor dan penyelenggara event balap motor kasta atas di Indonesia. Kehadiran sang legenda yang kini mengomandoi operasional IMI Provinsi Jambi ini, tak ayal menjadi suntikan “nitrous” yang memotivasi seluruh klub untuk mengejar prestasi yang lebih tinggi. Apresiasi khusus tentu mengalir deras untuk Ketua IMI Kota Jambi, H. Adedi Putra, SH, beserta jajaran pengurus yang terus memastikan roda organisasi tetap berputar pada jalurnya. Tantangan efisiensi ini diyakini hanya akan menjadi sesi kualifikasi yang semakin mengasah insting IMI Kota Jambi untuk tampil lebih taktis, kuat, dan konsisten mencetak juara di setiap garis finis. Tetap menyala di lintasan, IMI Kota Jambi! Penulis: Andrew Sihite – Alion Meisen (KONI Kota Jambi)