SEJARAH KONI
Sejarah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bermula dari pembentukan Ikatan Sport Indonesia (ISI) pada 8 Oktober 1938, yang kemudian mengalami beberapa kali perubahan nama hingga resmi dikukuhkan lewat Keputusan Presiden Nomor 57 Tahun 1967 di bawah pimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Masa Pra-Kemerdekaan dan Awal Pembentukan
- Ikatan Sport Indonesia (ISI): Didirikan pada 8 Oktober 1938 dengan ketua pertama Sutardjo Kartohadikusumo sebagai wadah perjuangan bangsa melalui olahraga di masa kolonial.
- Pekan Olahraga ISI (1938): Diselenggarakan di Surakarta pada 15–22 Oktober 1938 sebagai ajang unjuk persatuan dan jati diri bangsa.
- Era PORI dan KORI (1946–1950): Dibentuk Persatuan Olahraga Republik Indonesia (PORI) dan Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI), yang kemudian diubah menjadi POI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada tahun 1950
Lahirnya KONI dan Perkembangan
- Pengukuhan Resmi (1967): Lahir kembali sebagai gabungan induk organisasi olahraga pada 31 Desember 1966 yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, lalu dikukuhkan Presiden Soeharto melalui Keppres No. 57/1967.
- Penggabungan dan Pemisahan: Sempat digabung dengan KOI demi efisiensi pada tahun 1978, namun kemudian diatur ulang lewat UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang memisahkan fungsi pembinaan nasional (KONI) dan urusan Olimpiade/luar negeri (KOI).