KOTA JAMBI – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jambi, Antoni Gumay, menegaskan bahwa kunci keberlan-jutan prestasi olahraga di Kota Jambi tidak hanya terletak pada latihan rutin, melainkan pada ekosistem kompetisi yang hidup dan masif.
Pernyataan strategis ini disampaikan Antoni Gumay saat membuka secara resmi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Jambi Tahun 2024, yang digelar di Ruang Rapat Utama KONI Kota Jambi, Sabtu (29/11).
Di hadapan Ketua Pengcab FORKI Kota Jambi, Muhammad Ali Adam, dan seluruh pengurus cabang, Antoni memaparkan visinya tentang “Pabrik Juara”. Ia menilai, Rakercab ini adalah momen krusial untuk merancang ulang peta jalan (roadmap) pembinaan, dengan menitikberatkan pada frekuensi kejuaraan.
Kompetisi Adalah Filter Terbaik
Dalam arahannya, Antoni Gumay mengin-struksikan agar FORKI Kota Jambi segera memperbanyak volume event atau kejuaraan karate di berbagai tingkatan. Menurutnya, kompetisi adalah metode scouting (pencarian bakat) yang paling jujur dan efektif.
“Kita harus mengubah mindset. Jangan menunggu atlet jadi baru ditandingkan, tapi tandingkanlah agar mereka jadi. Saya meminta program kerja 2025 nanti fokus memper-banyak event. Kenapa? Karena event adalah ‘saringan’ alamiah. Semakin sering kita gelar kejuaraan, semakin besar peluang kita menjaring bibit-bibit baru yang memiliki mental juara, bukan hanya jago kandang.”
Lebih lanjut, Antoni menekankan bahwa KONI Kota Jambi siap memberikan dukungan penuh bagi cabang olahraga yang proaktif menciptakan panggung bagi atletnya. Ia berharap FORKI Kota Jambi dapat menjadi barometer pembinaan olahraga bela diri yang sukses melakukan regenerasi atlet secara organik melalui kompetisi.
“Kota Jambi tidak pernah kekurangan talen-ta. Tantangan kita sebagai pengurus adalah menyediakan panggungnya. Saya optimis, di bawah kepemimpinan Ketua Muhammad Ali Adam, FORKI akan mampu melahirkan lapis-lapis atlet baru yang siap mengharumkan nama Jambi,” tutup Antoni.
Rakercab FORKI Kota Jambi 2024 ini dihadiri oleh seluruh perwakilan perguruan karate se-Kota Jambi dan berfokus pada penyusunan agenda strategis untuk tahun anggaran 2025. (Andrew Sihite)








