KONI Kota Jambi

Kejuaraan

Wali Kota Jambi Resmi Tutup Jambi Stars Taekwondo Championship 2026, Diikuti 816 Atlet dari 39 Klub

Wali Kota Jambi, Dr. dr. Maulana, M.K.M., secara resmi menutup ajang Jambi Stars Taekwondo Championship 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 4 hingga 6 September 2026. Turnamen bela diri tersebut berlangsung semarak dengan diikuti ratusan atlet dari berbagai klub. Sebanyak 816 atlet dari 39 klub ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Para peserta tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di arena pertandingan. Penutupan turnamen turut dihadiri Wali Kota Jambi Dr. dr. Maulana, M.K.M., didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Jambi, Erwandi, S.STP., Ketua KONI Kota Jambi Antoni Karia Gumay beserta jajaran pengurus terkait. Dalam sambutannya, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Jambi Stars Taekwondo Championship 2026 dapat terlaksana dengan baik. Ia juga memberikan penghargaan kepada KONI, pengurus taekwondo tingkat provinsi maupun cabang, serta para pihak yang telah mendukung pelaksanaan kompetisi tersebut. “Kami sangat mengapresiasi Ketua KONI, pengurus provinsi dan cabang taekwondo yang telah sukses melaksanakan Taekwondo Championship 2026. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk perkembangan olahraga dan pembinaan generasi muda,” ujar Maulana. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya minat generasi muda terhadap olahraga taekwondo. Tahun ini, jumlah peserta disebut meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. “Peserta tahun ini meningkat dua kali lipat, mencapai 816 peserta dari 39 klub. Ini menunjukkan semakin meningkatnya semangat dan rasa cinta anak-anak kita untuk berpartisipasi di bidang olahraga, khususnya taekwondo,” katanya. Maulana menilai olahraga bela diri tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui latihan dan kompetisi, anak-anak didorong menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, memiliki rasa hormat, serta mampu membangun sikap saling menyayangi dan menghargai sesama. “Menjadi orang yang disiplin, percaya diri, memiliki rasa hormat yang kuat, menyayangi yang lebih muda dan menghargai sesama. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif,” tuturnya. Ia juga mengapresiasi peran para orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anak mereka untuk aktif dalam kegiatan olahraga. Menurutnya, energi dan potensi generasi muda harus diarahkan kepada aktivitas yang positif dan produktif. “Kami mengapresiasi para orang tua yang terus mendorong anak-anaknya. Energi anak-anak kita harus tersalurkan kepada hal-hal yang positif, salah satunya melalui olahraga taekwondo,” jelas Maulana. Pemkot Jambi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga dan membuka ruang bagi lahirnya lebih banyak kompetisi. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong atlet-atlet muda Kota Jambi untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di level yang lebih tinggi. “Insya Allah kita akan terus mendukung berbagai turnamen dan mendorong agar anak-anak kita terus berkembang bersama. Kita ingin mereka meningkatkan prestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya. Menutup sambutannya, Maulana menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil meraih prestasi sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berjuang selama turnamen berlangsung. “Selamat dan sukses kepada anak-anak yang menjadi juara. Teruslah berlatih dan tingkatkan prestasi,” pungkasnya.(Eros/jambiku.com)

Uncategorized

Tiga Kali Berturut-turut Juara Umum, Shindoka Jambi Ukir Sejarah

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Shindoka Provinsi Jambi. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Shindoka Jambi berhasil meraih predikat Juara Umum pada Kejuaraan Nasional PB Shindoka, sekaligus memastikan piala bergilir menjadi milik tetap Shindoka Jambi. Atas keberhasilan tersebut, Shindoka Jambi menggelar acara syukuran yang dihadiri Ketua FB FORKI Provinsi Jambi yang diwakili staf khusus, Sensei Afriansah, jajaran pengurus, pelatih, atlet, serta para orang tua dan kohai. Ketua Umum Shindoka Jambi, Ali Adam, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Shindoka Jambi mampu mempertahankan prestasi sebagai juara umum selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025 dan 2026. “Ini adalah masa keemasan Shindoka Jambi. Ini bukan mimpi, tetapi berkat kerja sama semua pengurus, pelatih, sensei, senpai dan orang tua yang terus mendukung anak-anak untuk mencapai prestasi,” ujarnya. Ali juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan yang selama ini memberikan dukungan dan fasilitas tempat latihan bagi para atlet Shindoka Jambi di gedung PDI Perjuangan. Menurutnya, Shindoka Jambi patut diapresiasi karena telah membuktikan diri tidak hanya di lingkungan internal perguruan, tetapi juga melalui kiprah para atlet dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. “Bukan hanya di internal Shindoka. Dalam berbagai kejuaraan open, nasional maupun internasional, selalu ada atlet Shindoka Jambi yang muncul dan menunjukkan prestasi,” katanya. Salah satu atlet yang menjadi bukti keberhasilan pembinaan Shindoka Jambi adalah Novisa Inri Salim. Pada tahun ini, Novisa berhasil meraih medali perak pada PON Bela Diri di Kudus dan kemudian meraih medali perunggu pada Kejurnas PB FORKI. Prestasi tersebut semakin lengkap setelah Novisa memenuhi tiga kategori prestasi yang menjadi salah satu syarat pemanggilan atlet untuk mengikuti persiapan Pelatda KONI Jambi menuju ajang Pra-PON. Ketiga prestasi tersebut yakni Kejurnas PB FORKI tahun sebelumnya di Riau, Kejurnas PB FORKI tahun ini, serta PON Bela Diri. “Jangan pernah mengenal lelah untuk berlatih dan terus membuktikan bahwa kita bisa. Itulah yang telah dilakukan atlet Shindoka, Novisa Inri Salim,” ungkap Ali. Sementara itu, Sensei Erwin, MSH Shindoka Jambi, mengatakan malam syukuran tersebut menjadi momentum penting karena Shindoka Jambi untuk ketiga kalinya berhasil membawa pulang piala bergilir Juara Umum PB Shindoka dan berhak memilikinya secara tetap. “Piala ini adalah hasil kerja keras kita semua, khususnya seluruh atlet yang telah berjuang hampir setiap hari. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih dan atlet yang telah bersusah payah, bahkan berlinang air mata, sehingga Shindoka Jambi menjadi juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut,” ujarnya. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan sejarah tersendiri. Sebab, belum pernah terjadi sebelumnya Shindoka Jambi mampu memenangkan gelar juara umum tiga kali secara berturut-turut. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan oleh seluruh tingkatan atlet, mulai dari senior, junior, kadet, pemula, pra-pemula hingga kelompok usia lainnya. “Medali ini bukan hanya untuk senior. Di Shindoka Jambi, setiap lapis kategori memiliki atlet terbaik. Saya yakin ke depan, kapan pun dan di mana pun, kita akan terus berupaya melalui atlet-atlet berprestasi ini untuk melahirkan generasi penerus dan atlet terbaik Jambi,” katanya. Erwin juga mengungkapkan kebanggaan atas semakin banyaknya atlet Shindoka Jambi yang dipercaya memperkuat tim dalam berbagai agenda bergengsi. KONI Provinsi Jambi bersama FB FORKI Provinsi Jambi, kata dia, akan melaksanakan Pelatda sebagai persiapan menuju Pra-PON. Salah satu atlet Shindoka Jambi yang masuk dalam persiapan tersebut adalah Senpai Novisa Inri Salim. Tak hanya itu, tahun ini sejumlah atlet Shindoka juga mendapat kesempatan mengikuti Kejuaraan Dunia Shitoryu di Jepang. Lima atlet Shindoka terpilih untuk mengikuti ajang tersebut. Dua atlet Shindoka saat ini juga berada dalam Pelatnas FB FORKI untuk persiapan SEA Games. Sementara tiga atlet lainnya merupakan atlet berprestasi dari Kejurnas PB FORKI, salah satunya berasal dari Shindoka Jambi. “Ini yang seharusnya kita banggakan dan menjadi semangat bagi kita semua. Tahun ini betul-betul menjadi tahun luar biasa bagi Shindoka Jambi. Di tingkat nasional kita berhasil meraih medali, begitu juga di tingkat internasional,” tuturnya. Khusus Novisa Inri Salim, kejuaraan dunia di Jepang tahun ini menjadi kesempatan keduanya tampil di Negeri Sakura. Sebelumnya, pada 2019 di Tokyo, Novisa berhasil meraih medali emas kategori pra-pemula kata perseorangan putri. Tahun ini, Novisa kembali dipercaya bertanding di Jepang, tepatnya dalam Kejuaraan Dunia di Yokohama. Dalam ajang tersebut, ia juga akan didampingi pelatih senior Shindoka Jambi sekaligus pelatih nasional SEA Games FB FORKI, Sensei Erlando. “Semoga contoh yang ada ini bisa memacu semangat seluruh atlet. Mulai sekarang, teruslah berlatih sehingga dalam setiap pertandingan atlet Shindoka dapat meraih juara,” pungkasnya.(yan/jambiekspres.co.id)